Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Galau. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Januari 2013

Rasa Ini


Rasa yang tak kunjung padam
Rasa yang masih seperti dulu
Rasa yang ingin kukikis
Rasa yang ingin kau patikan

Rasa ini terlalu dalam
Terlalu sulit untuk terbuang
Terlalu parah untuk dikenang
Terlalu sakit untuk diajak tersenyum

Rasa yang mematikan semua
Rasa yang tak akan membuatmu tersadar
Rasa yang kau anggap angin lalu
Rasa yang berada di titian hampa

Telah lama aku menata hati
Terlalu sering jatuh air dari mataku
Terlalu sakit yang aku rasa
Terlalu keras hatimu saat ini

Rasa ini hanya punyaku
Rasa ini biar aku yang tau
Rasa ini biar aku yang mengerti
Rasa ini hanya untukmu seorang

Minggu, 16 Desember 2012

5 Desember 2012






Rinai hujan menembus cakrawala pagi ini
Derai yang memecah kesunyian sang fajar
Membelah sepi yang menaungi jiwa
Menerobos gundah yang tersisih

Hujan, tangisan langit
Bersedih tanpa seorang pun mengerti sebabnya
Kemudian diam, menyisakan pilu

Hati yang hampa telah merana
Tersayat-sayat sembilu kedustaan
Bahkan derai hujan pun tak sanggup mengobatinya
Perih yang menghujam
Tanpa ingin ada yang tahu

Sabtu, 15 Desember 2012

Aku yang Terluka

Aku yang berdiri di jalur kesakitan
Terseok-seok menembus jajaran luka
Terombang-ambing di badai penderitaan
Mengais bahagia yang belum turun

Aku yang berlari walau perih
Tenggelam dan menghilang karena dustamu
Tersiksa karena pedang khianatmu
Kehilangan arah mencari secuil senyuman

Aku sang mawarmu yang telah layu
Yang kau hirup harumnya dan kau buang
Lebih memilih mawar lain yang lebih segar
Meninggalkanku tanpa belas kasih

Aku yang menangis karenamu
Yang ikut terluka saat kau terluka
Ikut menangis saat kau bersedih,
tanpa kau tahu

Aku yang semakin terluka
Menahan sesak yang bergejolak dalam dada
Menitikkan derai rindu dari mataku
Mengeluarkan isakkan pilu karena luka ini

Aku sang bintang yang cahayanya makin redup
Kupu-kupu yang sayapnya telah patah
Wanita yang jiwanya telah hilang sebagian
Pendamba cinta yang setia menunggumu